Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
epetani
Sinartani
katam
juknis pengendalian ulat bulu
pustakadigital
jambi dlm angka
eproduk
bank ilmu padi

Forum Litbang/Katalog Online

Kalender Kegiatan 2014

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini13
mod_vvisit_counterKemarin109
mod_vvisit_counterMinggu ini450
mod_vvisit_counterBulan ini13
mod_vvisit_counterAll162840
Berita Terkini
Sinergi BPTP Jambi dan BP3K Tabir Selatan Kabupaten Merangin PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima Purnamayani, MP, M.Si   
Jumat, 25 Januari 2013 00:00

Jumat 25 Januari 2013, bertempat di Balai Desa Sungai Sahut, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, diselenggarakan pertemuan sosialisasi hasil kegiatan dan prorgam  strategis Kementerian Pertanian oleh BPTP Jambi. Kegiatan dan program yang disosialisasikan adalah Teknologi Pembuatan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit, program Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL) dan Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP).

Pertemuan ini diselenggarakan atas kerjasama BPTP Jambi dengan UPTB-BP3K (Unit Pelaksana Teknis Badan-Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan) Kecamatan Tabir Selatan. Peserta yang hadir sekitar 50 orang terdiri dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sekecamatan Tabir Selatan, Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Pokja III PKK sekecamatan Tabir Selatan dan Ketua Gapoktan sekecamatan Tabir Selatan. Acara ini dibuka oleh Kepala Desa Sungai Sahut, yang menyambut baik atas diselenggarakannya pertemuan ini dan mengharapkan agar pertemuan seperti ini sering dilaksanakan oleh UPTB-BP3K Kecamatan Tabir Selatan.

Respon peserta sangat antusias terhadap materi yang dipaparkan, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan hangatnya diskusi yang berjalan. Acara ditutup dengan pemasangan Papan Nama Pos Penyuluhan Desa Sungai Sahut di depan Balai Desa.

LAST_UPDATED2
 
Temu Lapang dan Panen Perdana PTT Padi Gogo PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Defira Suci Gusfarina, SP   
Senin, 14 Januari 2013 00:00

“Padi gogo”, yang terlintas dibenak petani padi di Desa Panti adalah padi lahan kering, yang tanamannya tidak begitu subur dan produksinya jauh lebih rendah dari padi sawah. Tapi pada temu lapang dan panen perdana padi gogo pada Daerah Aliran Sungai di Desa Panti Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun pada hari senin tanggal 14 Januari 2013 mereka membuktikan bahwa padi gogo, jika dibudidayakan dengan teknologi yang benar maka didapatkan hasil yang jauh lebih baik.

Panen perdana Kegiatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Gogo, merupakan kegiatan pengkajian in house Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi TA 2012 dengan rata-rata hasil panen dari 3 (tiga) ubinan 5,48 ton/Ha gabah kering panen. Peserta yang hadir sekitar 60 orang, pada acara ini turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sarolangun, Badan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Sarolangun, Anggota DPRD Kabupaten Sarolangun, BP3K Kecamatan Sarolangun, Penyuluh Pertanian se Kecamatan Sarolangun, perwakilan beberapa kelompok tani Kecamatan Sarolangun, petani dan kelompok tani disekitar lokasi kegiatan dan peneliti BPTP Jambi.

Pada kesempatan ini kepala Dinas Pertanian berterima kasih kepada BPTP karena telah kesekian kalinya memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi pertanian khususnya tanaman pangan di Kabupaten Sarolangun, dan berharap agar kedepan lebih banyak inovasi teknologi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Sarolangun. Beliau juga mengintruksikan kepada PPL dan petani agar teknologi pada PTT padi gogo yang telah teruji dapat diadopsi dan dikembangkan pada lokasi-lokasi lain dan hasil panen padi gogo dapat dijadikan sebagai sumber benih.

Paket teknologi PTT yang diintroduksikan adalah: pengolahan tanah secara TOT, VUB Limboto bersertifikat berasal dari Balitpa Sukamandi, penanaman dilakukan dengan sistem jajar legowo 4 : 1 dengan jarak tanam 30 x 20 x 10 cm. Pada awalnya petani koperator dan anggota kelompok tani sulit menerima teknologi jajar legowo karena membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak. Seiring waktu berjalan petani pun menemukan beberapa kelebihan dari teknologi jajar legowo seperti bertambahnya jumlah populasi tanaman, tidak adanya gangguan hama tikus, lebih mudah dalam penyiangan, maupun pengendalian hama dan penyakit serta hasil panen jauh lebih memuaskan dari pada panen ketika menggunakan varitas lokal dengan hasil panen 2 ton/Ha. Oleh karena itu petani kooperator dan Kepala BP3K sepakat akan mengembangkan teknologi PTT dan menggunakan sumber benih dari hasil panen kegiatan PTT ini pada lahan penanaman  seluas 100 ha.

Pemerintah Daerah Sarolangun sangat mendukung dan akan menjadikan petani koperator sebagai petani penangkar benih padi gogo di Sarolangun, petani penangkar benih padi gogo di selama ini belum ada.

LAST_UPDATED2
 
Panen Perdana Display VUB Padi Inbrida Varietas Inpari 12 di Kabupaten Bungo PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Endang susilawati, S.Pt   
Jumat, 21 September 2012 00:00

Panen Perdana Display VUB Padi Inbrida Varietas Inpari 12 telah dilaksanakan pada tanggal 19 September 2012 di Desa Teluk Pandak, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo. Panen perdana ini dilakukan saat umur 103 hari setelah tanam oleh Peneliti BPTP Jambi sebagai koordinator wilayah kerja di Kabupaten Bungo, Penyuluh BP3K Tanah Sepenggal serta petani kooperator dengan disaksikan oleh beberapa orang petani yang sedang berada di lokasi panen.

Area Display VUB padi Varietas Inpari 12 ini dikelilingi oleh padi Varietas IR 42 yang merupakan bantuan pemerintah setempat sehingga panen padi Varietas Inpari 12 dilaksanakan lebih awal karena umur panen lebih cepat dari umur panen padi Varietas IR 42 yang diperkirakan umur 135-145 hari. Hasil panen padi Varietas Inpari 12 menunjukkan potensi hasil 6,7 t/ha.

Kegiatan display VUB Padi Inbrida Varietas Inpari 12 di Kabupaten Bungo diharapkan dapat menjadi percontohan yang sekaligus mengajak khususnya petani padi setempat untuk mengembangan padi VUB seperti Varietas Inpari 12 dengan sistem tanam jajar legowo untuk mendukung kecukupan kebutuhan beras di Kabupaten Bungo dan khususnya Kecamatan Tanah sepenggal.

LAST_UPDATED2
 
PTT Kentang Hidupkan Kembali Semangat Bertani Kentang di Koto Teguh PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Endang susilawati, S.Pt   
Kamis, 20 September 2012 00:00

Lebih dari 100 orang yang berasal dari Kecamatan Sungai Tenang dan Kecamatan Jangkat telah menyaksikan panen kentang Varietas Granola generasi ke-3 (G3) pada tanggal 18 September 2012 bersamaan dengan acara temu lapang kegiatan peningkatan produksi dan produktivitas tanaman kentang melalui Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di Desa Kota Teguh, Kecamatan Sungai Tenang, Kabupaten Merangin.

Panen dilakukan secara simbolis oleh Camat Sungai Tenang, Camat Jangkat, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin, Kepala BPTP Jambi yang diwakili oleh Ir. Adri, M.Si dan Ketua Kelompok Tani Teguh Utama. Dari hasil panen kentang varietas Granola G3 memiliki potensi hasil 37,30 t/ha (kentang untuk konsumsi ukuran > 60 gram sebesar 22,97 ton/ha dan ukuran < 30 gram sebanyak 2,44 ton/ha sedangkan  Kentang untuk bibit dengan berat umbi 30-60 gram sebanyak 11,97 ton/ha.

Usai panen dilanjutkan dengan acara temu lapang yang diramaikan oleh Bapak Camat Sungai Tenang, Bapak Camat Jangkat, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin, Kepala BPTP Jambi, Perangkat Desa di Kecamatan Sungai Tenang dan Jangkat, Kelompok Tani dan Penyuluh wilayah Kecamatan Sungai Tenang dan Jangkat.

Dalam acara tersebut, Peneliti BPTP Jambi (Hery Nugroho, SP, MP) sebagai penanggungjawab kegiatan peningkatan produksi dan produktivitas tanaman kentang melalui  PTT  di Kabupaten Merangin menyampaikan bahwa kegiatan ini diawali dengan pengolahan tanah pada tanggal 25 Mei 2012, dilanjutkan dengan penanaman (1 Juni 2012), pemangkasan pada umur 85 hari setelah tanam, dan panen yang dilakukan pada umur 108 hari setelah tanam. Kegiatan ini secara keseluruhan bertujuan untuk mengetahui peningkatan produksi dan produktivitas tanaman kentang melalui teknologi pengelolaan tanaman kentang terpadu yang meliputi; 1) penggunaan bibit bersertifikat  Varietas Granola G3 dengan ukuran 30-60 gram per umbi, 2) pemupukan berimbang urea, phosfat dan KCL dan penggunaan pupuk  organik limbah nilam, 3) penggunaan jarak tanam 70 X 30 cm dan 4) pengendalian hama penyakit. Selain itu juga disampaikan bahwa kondisi tanah di Desa Koto Teguh kurang subur oleh karena itu perlu dilakukan pemupukan. Kecamatan Sungai Tenang dan Jangkat dengan mayoritas penduduknya bermatapencarian sebagai petani padi, kentang dan nilam. Dari hasil pengolahan nilam dihasilkan limbah sangat melimpah karenanya dianjurkan menggunakan limbah nilam sebagai pupuk organik alternatif sebagai pengganti pupuk kandang yang sulit didapat di lokasi tersebut. Ini terbukti dari hasil panen kentang, potensi hasil dapat mencapai 37,30 t/ha sedangkan yang tidak diberikan limbah nilam dihasilkan 24,4 t/ha.

”Diharapkan dari acara temu lapang dan panen kentang varietas Granola G3 ini dapat menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh para petani kentang pada khususnya”, demikian yang disampaikan oleh bapak camat setempat. Dilanjutkan oleh Kepala BPTP Jambi yang menegaskan bahwa perlu kerjasama antara Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin beserta para penyuluh dan petani Kecamatan Sungai Tenang dan Jangkat bersama-sama untuk mencari solusi kendala yang dihadapi oleh petani setempat, terutama  masalah kecukupan benih. Hal ini ditujukan untuk terciptanya lumbung pangan di dua kecamatan tersebut karena mengingat sulitnya akses jalan  menuju kota kabupaten.

LAST_UPDATED2
 
Desa Setiris Panen Perdana VUB padi Inbrida Hasil Pendampingan SL-PTT PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Endang Susilawati, S.Pt   
Selasa, 28 Agustus 2012 00:00

BPTP Jambi  telah melaksanakan Display Varietas Unggul Baru (VUB) padi inbrida pendampingan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tahun 2012 di Desa Setiris, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Display VUB padi menanam tiga varietas yaitu Inpara 3, Inpari 12 dan Inpari 13.

Display VUB dilaksanakan oleh Kelompok Tani Makmur yang beranggotakan 36 orang. Tanam pada musim tanam bulan Juni dengan luas tanam 1ha diantara 350 ha luasan sawah yang digarap. Desa Setiris dikabarkan memiliki hamparan sawah seluas 750 ha, sedangkan yang digarap petani hanya 350 ha, berarti masih ada 400 ha tidak digarap. Ini adalah salah satu permasalahan yang diungkapkan PPL ditengah diskusi Kelompok Tani Makmur bersama para Peneliti dan Kepala BPTP Jambi serta instansi terkait wilayah kerja Kabupaten Muaro Jambi (Dinas Pertanian, BPS, BPTPH dan BP3K) yang berlangsung di saung di tengah hamparan sawah. Selain itu diungkapkan juga masalah kecukupan benih dan terbatasnya Alsintan serta masalah banjir saat musim penghujan sehingga tanam hanya dilakukan 1 kali setahun oleh karenanya sulit untuk memenuhi kebutuhan beras di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Selain itu ada kabar gembira yang disampaikan oleh beliau bahwa tahun ini Kabupaten Muaro Jambi semua petani sudah memulai tanam jajar legowo.

Kepala BPTP Jambi (Ir. Endrizal, M.Sc) menegaskan bahwa masalah-masalah yang dihadapi saat ini dapat diatasi dengan kerjasama antara instansi terkait, terutama Dinas Pertanian, BPTPH dan BPSB. Beliau juga menyampaikan bahwa BPTP Jambi akan membantu menyediakan benih label ungu 75 kg untuk ditanam pada luasan 2,5 ha yang dikembangkan oleh penangkar untuk menghasilkan benih label biru. Diharapkan pada musim tanam berikutnya benih label biru dapat ditanam pada lahan seluas 200 ha. Sehingga harapan kedepan, semua sawah yang ada diKabupaten Muaro Jambi sudah dapat menanam padi VUB. Selain itu beliau juga menghimbau untuk mempercepat diseminasi VUB padi inbrida di Kabupaten Muaro Jambi, selayaknya dibuat display berupa banner hamparan VUB yang telah dilakukan oleh Kelompok Tani Makmur untuk ditempatkan ke beberpa titik di Kabupaten Muaro Jambi agar dapat dilihat oleh para petani-petani lain untuk meniru menanam VUB dalam rangka pemenuhan kebutuhan beras di Kabupaten Muaro Jambi.

Sementara Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Muaro Jambi menyampaikan bahwa pada tahun 2013, Dinas akan memberi bantuan alsintan berupa hand traktor dan power tracer serta membangun 1 unit sumur bor untuk Kelompok Tani Makmur.

Usai diskusi dilanjutkan dengan panen perdana VUB padi Inbrida merupakan wujud keberhasilan pendampingan SL-PTT di Desa Setiris, Panen perdana yang dilakukan pada hari Minggu, tanggal 26 Agustus 2012. Tanam VUB padi inbrida dilakukan pada tanggal 8 juni 2012 dan umur panen 79 hari setelah tanam. Panen dilakukan secara simbolis pada padi VUB varietas Inpari 13 oleh Kepala BPTP Jambi, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Muaro Jambi, Sekretaris BP3K Kecamatan Maro Sebo dan ketua Kelompok Tani Makmur. Hasil perhitungan ubinan dari hasil panen padi VUB varietas Inpari 13 adalah 7,28 ton/ha gabah kering panen. Perhitungan dilakukan langsung oleh BPS Kabupaten Muaro Jambi.

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com