Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
epetani
Sinartani
katam
juknis pengendalian ulat bulu
pustakadigital
jambi dlm angka
eproduk
bank ilmu padi

Forum Litbang/Katalog Online

Kalender Kegiatan 2014

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini133
mod_vvisit_counterKemarin290
mod_vvisit_counterMinggu ini423
mod_vvisit_counterBulan ini4466
mod_vvisit_counterAll172736
Berita Terkini
Kebun Bibit di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Endang. S   
Senin, 28 April 2014 00:00

Kebun Bibit Desa (KBD) biasanya selalu ada pada setiap desa yang ada Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di setiap kabupaten di Provinsi Jambi. Tapi kali ini BPTP membangun Kebun Bibit yang namanya berubah menjadi Kebun Bibit Lapas (KBL) yang berlokasi di Lapas Kelas II Jambi. Ini adalah bukti peran aktif  BPTP Jambi dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat luas termasuk kepada penghuni tahanan Lapas Jambi, dalam memanfaatkan pekarangan dengan membangun Kebun Bibit  pada Lapas kelas II A Jambi. Beberapa jenis bibit sayuran sudah ditanam di KBL seperti, bayam, kangkung, pakcoi, Tomat, Selada merah dan lain-lain.

KBL memberikan kepuasan tersendiri kepada para penghuni tahanan yang telah berperan aktif dalam membangun dan memelihara KBL selama ini, atas kunjungan Gubernur Jambi pada tanggal  27 April 2014 dalam rangka tahun emas hari bakti pemasyarakatan ke-50.  Setelah Upacara Bendera yang bertemakan "Dengan tahun emas kita wujudkan pemasyarakatan yang inovatif, bersih dan bermartabat" dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM di Provinsi Jambi.

Diharapkan keberlanjutan KBL dapat memberikan peran penting dalam mensuplai kebutuhan sayuran dalam Lapas Kelas II A Jambi dan menjadi ajang contoh kepada Lapas-lapas yang lain khususnya Lapas di Provinsi Jambi.  Disamping itu, manfaat yang sangat diharapkan dari kegiatan KBL dengan melibatkan para nara pidana yang ada di Lapas adalah keterampilan bagi nara pidana dalam membuat bibit-bibit tanaman dan sayuran, sehingga pada waktu mereka dibebebaskan dapat berguna atau menjadi objek usaha/bisnis pembibitan yang sangat menguntungkan.

LAST_UPDATED2
 
Kunjungan Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) di BPTP Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Defira Suci Gusfarina, SP   
Rabu, 26 Maret 2014 13:13

Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Pertanian (BBP2TP) sesuai Permentan No.16 tahun 2006 disamping tugas pokoknya melaksanakan pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian juga melakukan koordinasi dan pembinaan terhadap BPTP. Fungsi koordinasi dan pembinaan terhadap BPTP dilaksanakan dengan memanfaatkan jaringan penelitian dan/atau lembaga litbang lainnya. Selain itu, BBP2TP juga berperan dalam pembinaan pengembangan sumberdaya manusia (termasuk pembinaan karier struktural dan fungsionalnya) serta melakukan koordinasi dan pembinaan dalam publikasi hasil-hasil penelitian/pengkajian yang telah dihasilkan BPTP.

Oleh karena itu Kepala BBP2TP dan Tata Usaha BP2TP Bapak Dr. Ir. Agung Hendriadi, M. Eng. dan Ikariyanto Haryadi, SE yang datang ke acara Temu Koordinasi Kehumasan Dirjenbun Kementerian Pertanian, meluangkan waktu untuk bertatap muka dengan segenap Karyawan dan karyawati BPTP Jambi pada hari kamis 20 Maret 2014. Pada kesempatan itu Kepala BPTP Bapak Endrizal memaparkan hasil kegiatan BPTP Jambi 2013 dan rencana kegiatan 2014. Kepala BBP2TP mengapresiasi baik hasil kegiatan BPTP Jambi 2013 terutama yang melampaui target. Beliau juga mengingatkan agar Rencana Straegis (Renstra) 2015 sudah ada pada awal Juli dengan keyword Pembangunan Pertanian Bio Industri yang berkelanjutan berbasis spesifik lokasi, sehingga pada tahun 2015 BPTP tidak lagi berbicara mengenai pendampingan. Disamping itu beliau juga mengingatkan tentang disiplin kerja terkait tunjangan kinerja dan persiapan peresmian gedung baru BPTP Jambi, yang sebelumnya sudah ditinjau beliau. Kepala BBP2TP menginginkan pada acara peresmian renovasi gedung baru BPTP Jambi akan diusahakan agar bisa dihadiri oleh Bapak Menteri Pertanian.

LAST_UPDATED2
 
Temu Koordinasi Kehumasan Kementerian Pertanian di Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima Purnamayani, SP, M.Si   
Rabu, 26 Maret 2014 12:06

Isu lingkungan yang dikaitkan dengan pembangunan kelapa sawit di Indonesia diantaranya bahwa perkebunan kelapa sawit menjadi penyebab rusaknya lingkungan, pemanasan global dan perubahan iklim serta meningkatnya emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Isu-isu tersebut dapat diatasi dengan menerapkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Terkait hal tersebut, dalam rangka penyebarluasan program pengembangan perkebunan kelapa sawit, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian menyelenggarakan Temu Koordinasi Kehumasan Kementerian Pertanian di Jambi tanggal 19-21 Maret 2014. Tema yang diusung pada acara ini adalah Pengembangan Kelapa Sawit Berkelanjutan Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca”.

Acara ini dihadiri oleh para pejabat di bidang kehumasan lingkup unit eselon I Kementerian Pertanian, pejabat fungsional pranata humas dan wartawan, yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai program dan kebijakan pembangunan perkebunan, menyamakan persepsi dalam menjawab isu yang berkembang di masyarakat terkait dengan bidang lingkungan serta memberikan informasi mengenai Program Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan kepada peserta dan masyarakat luas melalui media massa.

Temu Koordinasi Kehumasan dibuka oleh Direktur Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa pengembangan kelapa sawit untuk mengurangi emisi GRK harus dikembangkan dengan menerapkan ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil), yang berorientasi pada 3 pilar pembangunan berkelanjutan yaitu profit, people dan planet.  Salah satu dari 7 prinsip ISPO yang ketiga ini adalah pemantauan dan pengelolaan lingkungan, yang meliputi mitigasi emisi GRK. Selanjutnya penyampaikan materi “Kebijakan Pengembangan Kelapa SawitBerkelanjutan” dari Direktur Tanaman Tahunan Ditjenbun, dan ”Pembangunan Pertanian dan Adaptasi Perubahan Iklim” oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan, Turut memberi materi, Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian Dr.Agung Hendriadi, M.Eng (Pelaksana Tugas) dengan topik “Mitigasi dan Adaptasi Emisi Gas Rumah Kaca pada Pengembangan Kelapa Sawit”.

BPTP Jambi melalui kegiatan ICCTF (Indonesian Climate Change Trust Fund) melaksanakan demplot “Pengelolaan Lahan Gambut secara Berkelanjutan untuk Mengurangi Emisi GRK dan Mengoptimalkan Produktivitas Tanaman” di Desa Arang-arang Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. Demplot inilah yang menjadi tujuan kunjungan lapangan/Field Day dalam acara Temu Koordinasi Kehumasan ini. Di lapangan, para peserta mendapat penjelasan umum mengenai kegiatan ICCTF yang telah diaksanakan pada fase I (kegiataan ICCTF tahun 2010 sampai 2011) dan kegiatan ICCTF fase II (kegiatan ICCTF yang dilaksanakan tahun 2013 sampai 2014), yang mencakup aspek-aspek pengelolaan lahan gambut dengan kelapa sawit yang ramah lingkungan sehingga dapat mengurangi emisi GRK. Dalam kesempatan itu, Dr.Ir. Made Subiksa menyampaikan pada fase I tanaman sawit masih berumur tiga tahun dan kanopinya belum begitu menutupi sehingga pada gawangannya memungkinkan untuk menanam tanaman jagung dan kacang tanah. Untuk mengurangi emisi dan meningkatkan pertumbuhan tanaman diberikan amelioran berupa pupuk kandang, tankos, pugam A dan T dantanah mineral. Dari kegiatan tersebut  didapatkan bahwa amelioran pupuk kandang memperlihatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung dan kacang tanah lebih bagus dibanding penggunaan amelioran tankos, pugam dan tanah mineral. Disamping pengukuran emisi juga dilakukan pencatatan iklim dengan AWS dan pengukuran tinggi air permukaan menggunakan pizometer. Selanjutnya peserta mendapatkan penjelasan mengenai teknis pengambilan GRK, pengukuran tinggi muka air menggunakan piezometer dan melihat subsiden yang sudah terjadi.

Diharapkan agar para pejabat kehumasan/pranata humas dan wartawan dapat memberi masukan, saran dan tanggapan serta dukungan dan partisipasi dalam penyempurnaan program pembangunan perkebunan berkelanjutan yang dapat menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan pembangunan perkebunan dimasa yang akan datang.

LAST_UPDATED2
 
Berawal Dari Krpl, Desa Semau Maju Ke Tingkat Nasional Dalam Optimalisasi Lahan Pekarangan Asri, Produktif Dan Lestari PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Ir. Linda Yanti, M.Si   
Senin, 24 Maret 2014 08:29

Kondisi lahan dengan tipologi lahan pasang surut dan tipe luapan potensial dengan tipe luaran air B ternyata tidak menyurutkan masyarakat di Desa Semau untuk mengoptimalkan lahan pekarangan dengan berbagai tanaman sayuran, TOGA dan tanaman pangan lokal. Hal ini terlihat dari usaha yang berkelanjutan dalam mengelola tanaman di pekarangan rumah yang akhirnya membuahkan hasil Desa Semau muncul sebagai finalis 6 besar tingkat Nasional lomba HATINYA PKK (Halaman, Asri, Teratur, Indah dan Nyaman), TOGA (Tanaman Obat Keluarga), LBS (Lingkungan Bersih Sehat). Bertepatan dengan prestasi tersebut pada hari Jum’at (7 Maret 2014) lalu Desa Semau, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dikunjungi oleh tim Penilai Tingkat Nasional dari Pokja 3 pusat  yaitu ibu Ismarliah Iswarto dan Arolis Mubyalaras yang mengevaluasi dan melihat secara langsung kegiatan yang telah dilakukan oleh masyarakat di wilayah ini.

Penilaian diawali dengan acara seremonial pembukaan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan segenap jajaran SKPD dan tim PKK Provinsi dan Kabupaten, serta Badan Ketahanan Pangan dan Bakorluh Provinsi dan BPTP yang selama ini telah menginisiasi pembinaan melalui m-KRPL di Desa Semau. Disamping itu juga hadir Camat, seluruh Kades dan KWT se Kecamatan Bram Itam, Tungkal Ilir dan Betara dengan jumlah yang hadir sekitar 460 orang. Pada kesempatan tersebut tim penilai memberikan arahan tentang fokus penilaian dan yang menjadi perhatian adalah spesifik wilayah ini dengan kondisi alam yang kurang mendukung tapi mampu mengelolanya menjadi produktif. Selanjutnya Bapak Wakil Bupati, Katamso SA, SE, ME, menutup arahannya dengan berharap agar hasil penilaian nanti memberikan apresiasi terbaik bagi Desa Semau untuk meraih juara 1. Saat ini rumah yang menerapkan RPL sudah mencapai 200 rumah (yang semula 25 rumah). Penilaian dilakukan dengan mengunjungi sebagian besar rumah dan tim penilai didampingi oleh PPL Semau dan beberapa kepala SKPD terkait serta BPTP. Tim penilai begitu takjub dengan apa yang sudah diperbuat oleh masyarakat setempat, tak terkecuali KBD yang penuh dengan bibit – bibit sayuran sebagai pensuplai bibit kepada masyarakat sekitar sudah berjalan dengan baik. Pada hari itu semua masyarakat tumpah ruah  disepanjang jalan desa, karena momen tersebut diramaikan juga oleh kehadiran anak – anak SD dan SMP. Dinas perikanan berpartisipasi dengan mengadakan demo produk olahan ikan, yang seiring dengan gerakan “ayo makan ikan”. Pada intinya adalah apa yang sudah diraih oleh masyarakat Semau tidak lepas dari akselerasi sinergi antara semua pihak yang terpanggil untuk memberdayakan masyarakat dengan keterbatasan lahan mampu mengangkat potensi tersembunyi yang berbuah prestasi.

LAST_UPDATED2
 
Penandatanganan Kontrak Kerja Penyelia Mitra Tani (PMT) PUAP Provinsi Jambi Tahun 2014 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Endi Putra, SP   
Rabu, 12 Maret 2014 13:02

Pada hari Rabu 12 Maret 2014 di Aula Agro Inovasi BPTP Jambi terlihat raut  wajah penuh semangat dan keceriaan terpancar dari para Penyelia Mitra Tani (PMT) Provinsi Jambi. Hal ini bukannya tanpa sebab karena pada saat itu PMT baru saja menandatangani Kontrak Kerja Honorarium dan Biaya Operasional Penyeliaan (BOP) Tahun Anggaran 2014. Penandatangan kontrak kerja ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 326/Kpts/OT.140/2/2014 tentang Penyelia Mitra Tani Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Tahun 2014.

Sesuai dengan yang tertuang dalam KepMentan tersebut yang menandatangani kontrak kerja adalah sebanyak 32 orang PMT.  Acara penandatanganan kontrak PMT dihadiri oleh Tim PUAP Pusat dari Direktorat Pembiayaan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Bapak Drs. Mulyanto,  Ketua dan Sekretaris Tim Pembina PUAP Provinsi Jambi serta Tim PUAP Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi.

Sementara itu Drs. Mulyanto dalam pengarahannya lebih menekankan agar Gapoktan PUAP yang telah menunjukkan kinerja baik dan telah berhasil  mengembangkan usahanya untuk membentuk Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) dengan terlebih dahulu memberikan pelatihan-pelatihan terhadap gapoktan yang sudah layak untuk mendirikan LKM-A. Ditambahkan oleh Mulyanto bahwa dalam tahapan pelaksanaan PUAP, pada tahun pertama penggunaan dana PUAP adalah untuk usaha produktif, tahun kedua usaha simpan pinjam, dan pada tahun ketiga bagi usaha simpan pinjam yang telah berhasil diharapkan dapat membentuk LKM-A. Sebagai dasar pembentukan LKM-A mengacu kepada undang-undang No. 1 Tahun 2013 tentang lembaga keuangan mikro dan undang-undang No. 17 tahun 2012 tentang Perkoperasian.

Dalam arahannya, Kepala BPTP Jambi Bapak Ir. Endrizal, M.Sc mengucapkan selamat dan menyampaikan terima kasih atas pengabdian PMT selama ini dalam mengawal program PUAP.  PMT merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan PUAP di tingkat lapangan. Untuk itu Kepala BPTP mengingatkan kepada semua PMT agar dapat meningkatkan kinerjanya dalam melakukan pembinaan/pendampingan kepada Gapoktan.  Selanjutnya pada kesempatan yang sama Ibu Ir. Mahalya Anidar yang mewakili Ketua Tim Pembina PUAP Provinsi Jambi meminta agar PMT dapat bekerja dengan baik sesuai dengan tupoksinya. Dalam pelaksanaan tugas PMT di lapanga,  akan dilakukan pemantauan dan penilaian. PMT yang menunjukkan  kinerja baik akan diberikan reward dari Tim Pembina PUAP Provinsi.

Dalam rangkaian pelaksanaan acara penandatanganan kontrak kerja ini, Ir. Syafrial selaku Koordinator Sekretariat PUAP Provinsi Jambi menyampaikan informasi penting terhadap pelaksanaan PUAP Tahun 2014 terutama yang terkait dengan Pelaporan PUAP yang harus disampaikan oleh masing-masing PMT.  Acara ini diakhiri dengan foto bersama para PMT dengan Tim Pembina PUAP Provinsi Jambi dan Tim PUAP Pusat.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com