Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
bank ilmu padi
epetani
Sinartani
katam
juknis pengendalian ulat bulu
pustakadigital
jambi dlm angka
eproduk

Forum Litbang/Katalog Online

Kalender Kegiatan 2014

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini98
mod_vvisit_counterKemarin113
mod_vvisit_counterMinggu ini467
mod_vvisit_counterBulan ini3228
mod_vvisit_counterAll161970
PTT Kentang Hidupkan Kembali Semangat Bertani Kentang di Koto Teguh PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Endang susilawati, S.Pt   
Kamis, 20 September 2012 00:00

Lebih dari 100 orang yang berasal dari Kecamatan Sungai Tenang dan Kecamatan Jangkat telah menyaksikan panen kentang Varietas Granola generasi ke-3 (G3) pada tanggal 18 September 2012 bersamaan dengan acara temu lapang kegiatan peningkatan produksi dan produktivitas tanaman kentang melalui Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di Desa Kota Teguh, Kecamatan Sungai Tenang, Kabupaten Merangin.

Panen dilakukan secara simbolis oleh Camat Sungai Tenang, Camat Jangkat, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin, Kepala BPTP Jambi yang diwakili oleh Ir. Adri, M.Si dan Ketua Kelompok Tani Teguh Utama. Dari hasil panen kentang varietas Granola G3 memiliki potensi hasil 37,30 t/ha (kentang untuk konsumsi ukuran > 60 gram sebesar 22,97 ton/ha dan ukuran < 30 gram sebanyak 2,44 ton/ha sedangkan  Kentang untuk bibit dengan berat umbi 30-60 gram sebanyak 11,97 ton/ha.

Usai panen dilanjutkan dengan acara temu lapang yang diramaikan oleh Bapak Camat Sungai Tenang, Bapak Camat Jangkat, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin, Kepala BPTP Jambi, Perangkat Desa di Kecamatan Sungai Tenang dan Jangkat, Kelompok Tani dan Penyuluh wilayah Kecamatan Sungai Tenang dan Jangkat.

Dalam acara tersebut, Peneliti BPTP Jambi (Hery Nugroho, SP, MP) sebagai penanggungjawab kegiatan peningkatan produksi dan produktivitas tanaman kentang melalui  PTT  di Kabupaten Merangin menyampaikan bahwa kegiatan ini diawali dengan pengolahan tanah pada tanggal 25 Mei 2012, dilanjutkan dengan penanaman (1 Juni 2012), pemangkasan pada umur 85 hari setelah tanam, dan panen yang dilakukan pada umur 108 hari setelah tanam. Kegiatan ini secara keseluruhan bertujuan untuk mengetahui peningkatan produksi dan produktivitas tanaman kentang melalui teknologi pengelolaan tanaman kentang terpadu yang meliputi; 1) penggunaan bibit bersertifikat  Varietas Granola G3 dengan ukuran 30-60 gram per umbi, 2) pemupukan berimbang urea, phosfat dan KCL dan penggunaan pupuk  organik limbah nilam, 3) penggunaan jarak tanam 70 X 30 cm dan 4) pengendalian hama penyakit. Selain itu juga disampaikan bahwa kondisi tanah di Desa Koto Teguh kurang subur oleh karena itu perlu dilakukan pemupukan. Kecamatan Sungai Tenang dan Jangkat dengan mayoritas penduduknya bermatapencarian sebagai petani padi, kentang dan nilam. Dari hasil pengolahan nilam dihasilkan limbah sangat melimpah karenanya dianjurkan menggunakan limbah nilam sebagai pupuk organik alternatif sebagai pengganti pupuk kandang yang sulit didapat di lokasi tersebut. Ini terbukti dari hasil panen kentang, potensi hasil dapat mencapai 37,30 t/ha sedangkan yang tidak diberikan limbah nilam dihasilkan 24,4 t/ha.

”Diharapkan dari acara temu lapang dan panen kentang varietas Granola G3 ini dapat menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh para petani kentang pada khususnya”, demikian yang disampaikan oleh bapak camat setempat. Dilanjutkan oleh Kepala BPTP Jambi yang menegaskan bahwa perlu kerjasama antara Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin beserta para penyuluh dan petani Kecamatan Sungai Tenang dan Jangkat bersama-sama untuk mencari solusi kendala yang dihadapi oleh petani setempat, terutama  masalah kecukupan benih. Hal ini ditujukan untuk terciptanya lumbung pangan di dua kecamatan tersebut karena mengingat sulitnya akses jalan  menuju kota kabupaten.

LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com